Banjir Terjang Kerinci, Jembatan Gantung Putus, Ratusan Rumah Terendam

Rabu, 03 November 2021 - 06:50:37 WIB

IMCNews.ID, Kerinci - Sejumlah desa di sepanjang sungai Barang Merao, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci kembali dilanda banjir untuk ketujuh kalinya dalam sebulan terakhir, Senin (1/11/2021) malam.

Akibat luapan sungai Batang Merao ini, ratusan rumah di empat desa, yakni Desa Lubuk Suli, Ladeh, Kayu Aho Mangkah dan Desa Koto Lanang terendam.

"Banjir seperti ini sudah sering terjadi. Banyak rumah terendam. Ketinggian air mencapai sepinggang orang dewasa, sekitar 1 meter. Tapi siang sekitar pukul 12.00 Wib sudah surut," kata warga Lubuk Suli, Yal Selasa (2/11/2021) kemarin.

Persoalan banjir ini sudah menjadi keluhan masyarakat berulang kali. Namun sayang, belum ada respon dari pemerintah daerah dan juga DPRD Kerinci.

"Semoga Pak Bupati dan anggota Dewan dapil 3 mencari Solusi untuk mengatasi banjir di desa Kami. Selama 2021 ini sudah sering terjadi banjir," sebutnya.

Banjir kali ini bahkan menyebabkan  jembatan gantung di Desa Koto Majidin Mudik, Kecamatan Air Hangat putus.

Kepala desa Koto Majidin Mudik, Syaftiar mengatakan, jembatan gantung yang putus tersebut sering dimanfaatkan warga untuk membawa hasil pertanian dan barang dagangan yang akan dijual ke Pasar Semurup.

"Jembatan gantung itu putus sekitar pukul 20.00 Wib, Senin malam saat hujan lebat mengguyur kabupaten Kerinci. Kondisi jembatan rusak berat. Selain badan jembatan yang putus, tiang, besi penyangga dan pondasi bergeser akibat diterjang luapan air," jelasnya.

Menurut Syaftiar, jembatan gantung tersebut baru setahun selesai dibangun oleh Dinas PUPR Kabupaten Kerinci.

"Warga berharap pihak terkait dapat segera memperbaiki jembatan gantung yang putus ini agar dapat digunakan kembali oleh warga," katanya. (*/IMC01)



BERITA BERIKUTNYA