IMCNews.ID, Jambi - Warna Suku Anak Dalam (SAD) yang menambah security PT Primatama Kreasi Mas (PT PKM) di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun diminta segera menyerahkan diri.
Penembakan itu terjadi Jumat, 29 Oktober 2021. Petugas Polda Jambi dan Polres Sarolangun telah berhasil mengidentifikasi pelaku penembakan kurang dari 1x24 jam setelah kejadian.
"Namun karena pertimbangan kondisi kamtibmas di wilayah Kecamatan Air Hitam, maka pihak kepolisian menempuh cara persuasif untuk menghadirkan pelaku penembakan," kata Kapolres Sarolangun, AKBP Sugeng Wahyudiyono, Senin (8/11/2021).
Saat ini pihak Polres dan Polda Jambi terus melakukan pendekatan secara intens kepada seluruh elemen masyarakat, baik warga SAD maupun masyarakat desa atau dusun setempat.
BACA JUGA : Gegara Gerinda, Hapis Tewas Ditembak Senpi Rakitan
"Pendekatan bertujuan agar seluruh elemen masyarakat Kecamatan Air Hitam tetap bersama-sama menjaga situasi kamtibmas kondusif pasca terjadinya konflik antara masyarakat desa/dusun dengan warga SAD," ujarnya.
Sesuai dengan hasil rapat kesepakatan bersama masyarakat Kecamatan Air Hitam dengan para temenggung SAD, salah satu poinnya adalah menyerahkannya pelaku penembakan kepada pihak kepolisian sebelum memulai langkah berikutnya.
Kemudian, untuk tahapan pemulihan pasca konflik dengan penyelesaian secara hukum adat maupun hukum negara.
Salah seorang temenggung SAD, yakni Temenggung Melayu Tuo menyampaikan dua orang warga SAD dari kelompoknya telah bersedia datang menyerahkan diri.
Kedua pelaku yang menyerahkan diri dijemput secara langsung oleh Kapolsek Air Hitam Iptu Yurizal, Wadir Krimum Polda Jambi, AKBP Tri Saksono dan Wadir Intel Polda Jambi AKBP S Bagus Santoso di Dusun Selentik, Kecamatan Air Hitam.
Mereka adalah BSL dan BSYG. Keduanya berasal dari kelompok SAD di Lubuk Jering, Kecamatan Sarolangun.
Saat ini keduanya sedang dalam pemeriksaan penyidik Polda Jambi dan Polres Sarolangun dengan didampingi KKI Warsi.
"Pemeriksaan masih berlangsung, sehingga pihak kepolisian belum memberikan keterangan secara resmi kepada media karena masih dalam proses pemeriksaan," katanya.
Secara terpisah pihak KKI Warsi berharap kepolisian dapat memberikan jaminan keselamatan bagi warga SAD yang ada di Kecamatan Air Hitam. Selain itu juga proses penyidikan terhadap pelaku penembakan dilakukan secara profesional sesuai aturan hukum yang berlaku, baik hukum adat maupun hukum negara. (IMC01)
Ketua DPRD Provinsi Jambj Lepas 17 Atlet Karate ke Kejurnas di Bandung
Oknum Napi Inisial BD Diduga Bebas Keluar Masuk Lapas Kota Jambi, Begini Respon Kalapas
Gubernur Al Haris Lepas Keberangkatan Jamaah Calon Haji Kloter Pertama Asal Jambi
Bertemu di Bungo, Edi Minta Menteri PU Bangun 7 Jembatan yang Rusak Akibat Banjir Bandang
Ini Syarat Dari Iran Jika Amerika dan Israel Ingin Berhenti Perang
Jaksa Agung Keluarkan Pedoman Tuntutan Rehabilitasi Pengguna Narkotika