IMCNews.ID, Jambi - Anggota Komisi X DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM mengajak seluruh komponen masyarakat di Indonesia bersatu untuk membangun kesadaran internasional dalam mengatasi krisis global akibat pandemi Covid-19.
"Saat bekerja untuk menyelesaikan satu masalah, harus ada komitmen, solidaritas, dan tujuan bersama untuk menciptakan masa depan yang cerah bagi anak-anak kita, masa depan generasi mendatang," ungkap anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI itu saat menghadiri pameran foto jurnalistik warna - warni parlemen bersatu melawan pandemi di Senayan (23/11) Jakarta, kemarin.
Pameran foto ini dilaksanakan dalam rangka pertukaran pengalaman dalam menghadapi pandemi Covid-19 dan membangun kembali perekonomian di Indonesia. Pada kesempatan itu, bapak beasiswa Jambi ini mengungkapkan kondisi terkini Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Menurut SAH dampak Covid-19 tidak hanya dari sisi kesehatan masyarakat Indonesia, yang pada 25 Juni 2020 total kasus mencapai 50.187 positif Covid-19, kematian mencapai 2.620 orang dan yang sembuh 20.449 orang.Tetapi pandemi Covid-19 juga menghantam perekonomian, akibat permintaan dan penawaran dipengaruhi oleh kebijakan social distancing dan tinggal di rumah.
" Hanya 34% dari masyatakat yang yakin pemulihan ekonomi akan berhasil tahun depan," ujarnya. Menyikapi kondisi tersebut, SAH mengatakan Indonesia menghadapi sejumlah tantangan, antara lain kondisi lingkungan yang berbeda setiap wilayah sebagai negara kepulauan, sistem pendidikan dan kesehatan yang terbatas dan respon ekonomi yang relatif lambat terhadap sektor yang terdampak wabah. Mari bersatu melawan Pandemi, tandasnya. (*)
Ketua DPRD Provinsi Jambj Lepas 17 Atlet Karate ke Kejurnas di Bandung
Oknum Napi Inisial BD Diduga Bebas Keluar Masuk Lapas Kota Jambi, Begini Respon Kalapas
Gubernur Al Haris Lepas Keberangkatan Jamaah Calon Haji Kloter Pertama Asal Jambi
Bertemu di Bungo, Edi Minta Menteri PU Bangun 7 Jembatan yang Rusak Akibat Banjir Bandang
Ini Syarat Dari Iran Jika Amerika dan Israel Ingin Berhenti Perang