IMCNews.ID, Jakarta - Panitia Khusus (Pansus) PCR DPD RI mengundang Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Satgas Penanganan COVID-19 untuk menggali dan mendalami proses kebijakan dan penentuan harga PCR yang lekat dengan isu konflik kepentingan.
“Pansus menjadi forum penting bagi kedua institusi ini untuk menjelaskan secara komprehensif kebijakan tes dan harga PCR yang banyak dipersoalkan publik, sekaligus menjawab berbagai tudingan tentang lekatnya isu konflik kepentingan dalam kebijakan tes dan penetapan harga PCR,” ujar Ketua Pansus PCR DPD RI Fahira Idris dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (17/2).
Fahira Idris mengungkapkan bahwa rapat kerja (raker) dengan Menkes dan Satgas Penanganan COVID-19 ini untuk menggali, mendalami, sekaligus mengkonfirmasi berbagai temuan publik dan investigasi media terkait proses penyusunan kebijakan dan penetapan harga PCR yang dipersoalkan banyak pihak.
Sejak pertama kali bekerja pada 20 Januari 2022, Fahira mengatakan bahwa pansus sudah memiliki beragam data, informasi, dan fakta terkait kebijakan dan penetapan harga PCR, terutama terkait isu konflik kepentingan.
Menurut Fahira, informasi lain yang penting untuk mereka dalami adalah seperti apa mekanisme evaluasi berkala tarif PCR yang dilakukan Kemenkes untuk mencegah terjadinya kepentingan bisnis sejak awal pandemi hingga saat ini.
Informasi ini, katanya, perlu didalami karena beberapa penurunan harga tes PCR di picu protes publik, terutama di media sosial. Protes publik ini kemudian direspons pemerintah dengan melakukan penghitungan ulang sehingga harga PCR turun.
“Jadi, saya melihat penurunan harga PCR ini bukan sepenuhnya berasal dari evaluasi berkala Kemenkes, tetapi diawali dari protes masyarakat. Situasi ini mau tidak mau membuat publik curiga akan kentalnya kepentingan bisnis tes PCR ini. Ini yang perlu dijelaskan agar kita semua bisa memahami fakta sebenarnya dan semua menjadi clear,” ucap Senator Jakarta ini. (IMC02/ant)
Kejati Jambi Sembelih 14 Ekor Sapi dan Bagikan Daging Kurban ke Masyarakat
Kejari Terima Pelimpahan Kasus Rudapaksa Oknum Anggota Polda Jambi
Gubernur Al Haris Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 930 Kilogram di Jambi
Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Gubernur Dukung Penguatan Ranperda Inisiatif Dewan
Wakil Ketua DPRD Provinsi Ivan Wirata Soroti Ketahanan Pangan Jambi
Pencari Kerja Gigit Jari! Pemprov Jambi Tunda Penerimaan CPNS