IMCNews.ID, Kupang - Presiden Joko Widodo blusukan ke Pasar Penfui Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), salah satu pasar tradisional di Kota Kupang, Kamis (24/3).
Presiden Jokowi hanya beberapa menit saja berada di pasar tersebut untuk menemui warga serta pedagang di pasar itu.
Sejak turun dari kendaraan, Presiden langsung menyapa para pedagang di pasar tersebut.
Orang nomor satu di Indonesia itu juga kemudian memberikan santunan kepada beberapa pedagang di pasar tersebut yang ditemui saat blusukan ke pasar itu.
Saat blusukan ke pasar tersebut Presiden Jokowi didampingi oleh Gubernur NTT Viktor B Laiskodat serta Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Lia seorang pedagang yang ditemui di pasar, mengaku bangga dan senang karena Presiden Jokowi langsung berbicara dengan dirinya dan memberikan santunan kepada dirinya.
"Tadi pak Jokowi pesan agar saya tetap jaga kesehatan karena masih dalam masa pandemi. Pak Jokowi juga sempat tanya-tanya tentang hasil dari penjualan saya," tambah dia, pada Kamis (24/3).
Dalam kesempatan itu, Presiden Joko Widodo juga sempat membeli sayur milik salah seorang pedagang sayur di pasar tersebut.
"Saya kaget karena tadi tiba-tiba pak Jokowi berhenti dan langsung beli sayur saya. Terima kasih Pak Jokowi," ujar Humau pedagang sayur di pasar itu.
Presiden Jokowi berada di pasar tersebut selama 10 menit. Usai dari pasar Penfui Jokowi kemudian, langsung menuju ke bandara El Tari Kupang untuk terbang menggunakan helikopter ke Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Di kabupaten itu Jokowi akan meninjau program penurunan angka stunting, di mana Kabupaten TTS disebut memiliki kasus stunting terbanyak. (IMC02/ant)
Ketua DPRD Provinsi Jambj Lepas 17 Atlet Karate ke Kejurnas di Bandung
Oknum Napi Inisial BD Diduga Bebas Keluar Masuk Lapas Kota Jambi, Begini Respon Kalapas
Gubernur Al Haris Lepas Keberangkatan Jamaah Calon Haji Kloter Pertama Asal Jambi
Bertemu di Bungo, Edi Minta Menteri PU Bangun 7 Jembatan yang Rusak Akibat Banjir Bandang
Ini Syarat Dari Iran Jika Amerika dan Israel Ingin Berhenti Perang