IMCNews.ID, Bungo - Banjir di Kabupaten Bungo kian parah. Tingginya debit air Sungai Batang Bungo dan Batang Tebo membuat air meluap ke pemukiman warga, Sabtu (13/01/2024).
Lebih dari 66 ribu jiwa terpaksa mengungsi ke dataran lebih tinggi maupun ke rumah kerabat. Banjir kali ini lebih besar lagi dibandingkan yang terjadi akhir Desember 2023.
Dari pantauan di lapangan, ketinggian air di sejumlah titik kali ini lebih dalam, bisa melampaui tinggi orang dewasa. Air juga meluap dan merendam jalan.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bungo, tercatat 15.868 rumah dan kepala keluarga, serta 66,144 jiwa terdampak. Banjir kali ini merendam 70 desa di 14 kecamatan di kabupaten Bungo.
Bupati Bungo H Mashuri melalui Plt Kepala BPBD dan Kesbangpol, Zainadi mengatakan pihaknya sudah melakukan rapat antara Forkopimda maupun pihak lainya untuk meningkatkan status tanggap darurat selama 14 hari dan membuka dapur umum di lokasi kebanjiran.
Dia menghimbau warga yang tinggal di tepi atau bantara sungai untuk berhati hati. Memantau anak anak agar tidak berenang ke sungai yang lebih dalam, karena sangat berbahaya.
"Saat ini debit air sungai sangat dalam dan deras. Sangat berbahaya, bisa hanyut. Kami berdoa semoga air cepat surut dan warga bisa beraktivitas seperti biasa," kata Zainadi.(*)
Kejati Jambi Sembelih 14 Ekor Sapi dan Bagikan Daging Kurban ke Masyarakat
Kejari Terima Pelimpahan Kasus Rudapaksa Oknum Anggota Polda Jambi
Gubernur Al Haris Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 930 Kilogram di Jambi
Hadiri Rapat Paripurna DPRD, Gubernur Dukung Penguatan Ranperda Inisiatif Dewan
Wakil Ketua DPRD Provinsi Ivan Wirata Soroti Ketahanan Pangan Jambi
Pencari Kerja Gigit Jari! Pemprov Jambi Tunda Penerimaan CPNS
Warga Sungai Penuh Hanyut di Sungai Penetai Muara Emat Saat Mendulang Emas