Pertamina EP Field Jambi Kelola Area Operasi Betung Meruo Senami

Selasa, 09 April 2024 - 09:49:52 WIB

IMCNews.ID, Jambi - Pertamina EP Jambi Field yang merupakan bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Sumatera Zona 1 resmi mengelola lapangan Betung Meruo Senami yang sebelumnya dikelola PT Prakarsa Betung Meruo Senami Jambi.

Alih kelola itu dilakukan secara resmi di Gedung Serbaguna Pertamina EP Field Jambi, Selasa (2/4/2024) lalu. Alih kelola ini merupakan salah satu bentuk penyelamatan asset negara yang masih bisa diproduksi dan bernilai ekonomis.

Field Manajer Jambi Field, Hermansyah menyampaikan, melalui surat No 321/PHR23000/2022-S1 (12 Sep 22) VP P&O Regional 1 melakukan penunjukan langsung pengelolaan sementara PT Prakarsa Betung Meruo Senami Jambi (PBMSJ) untuk Produksi di Area Betung Meruo Senami (BMS).

Yang sudah dilakukan oleh Pertamina saat ini, kata dia, ialah melakukan survey lokasi untuk pendataan asset dan stok minyak bersama dengan tim dari Business Partnership Regional 1 dan telah dilakukan pembahasan dan pengajuan ABO untuk Lapangan Betung tahun anggaran 2025 ke PHR Regional 1.

“Dengan beroperasinya lapangan Betung ini mampu menjadi bagian dari pencapaian produksi migas nasional 1 juta barrel dan dengan operasinya lapangan Betung ini mampu memberikan jawaban terhadap permasalahan illegal drilling di sekitar lapangan Betung Meruo Senami," ujarnya.

Harapannya dengan produksinya Lapangan Betung ini dapat berkontribusi untuk memenuhi target 1 juta barel 2030. Dalam kesempatan yang sama, Pjs General Manager Pertamina Hulu Rokan Zona 1, Tedjo Sumantri menyampaikan PT Prakasa Betung Meruo Senami Jambi (PBMSJ), merupakan salah satu WK yang ada di Bajubang dan telah memberikan kontribusi bagi Indonesia untuk membantu capaian produksi migas nasional. 

Lapangan Betung merupakan contoh pemberdayaan potensi daerah dalam meningkatkan pendapatan dengan berbagi porsi secara seimbang antara Pusat dan Daerah. 

"Sebagaimana kita ketahui, bahwa Industri Hulu Migas Indonesia telah berkomitmen untuk mengejar target produksi 1 juta barel per hari minyak dan 12 miliar standar kaki kubik per hari gas pada tahun 2030. Dengan adanya penambahan aktifitas hulu migas untuk mencapai target produksi tersebut tentunya akan mampu meningkatkan roda perekonomian di Provinsi Jambi. Kami berharap industri di Jambi dapat terus tumbuh sehingga dapat memajukan perekonomian daerah dan pada gilirannya akan memperkuat perekonomian nasional," katanya.

Sementara Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Anggono Mahendrawan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras dan berkontribusi dalam proses alih kelola ini. 

"Saya yakin alih kelola ini akan membawa manfaat bagi semua pihak, khususnya bagi masyarakat di sekitar Lapangan Betung. SKK Migas Sumbagsel akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait untuk memastikan bahwa kegiatan hulu migas berjalan dengan aman, efisien, dan ramah lingkungan," ungkapnya. 

Dia juga menghimbau Pertamina EP Field Jambi untuk selalu mengedepankan aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam setiap kegiatan operasi. Pastikan semua pekerja dan masyarakat di sekitar lapangan terlindungi dari bahaya kecelakaan kerja. (*)



BERITA BERIKUTNYA