IMCNews.ID, Muara Tebo - Puluhan Kepala Desa (Kades) di Tebo menunggak pajak kendaraan dinas. Dari 107 Desa di Tebo, lebih dari setengahnya saja yang taat pajak. Sisanya, menunggak hingga 2 tahun.
Diungkapkan Kabag Perlengkapan Sekretariat daerah (Setda) Tebo, Joko Kisworo mengatakan, pihaknya telah menerima surat pemberitahuan tunggakan kendaraan dinas dari unit pelayanan terpadu (UPT) Samsat Tebo.
"Kendaraan dinas seluruh Kades di Kabupaten Tebo dulu pengadaannya dari Setda Tebo. Sehingga surat ditujukan ke sini,” ungkapnya, rabu (10/08/2021).
Dikatakannya, pihaknya juga telah memberitahukan kepada Kades yang menunggak pembayaran pajak agar segera tertib pembayaran. Karena, dalam surat perjanjian, Kades wajib membayarkan kendaraan dinas yang dipakainya.
"Ada dalam perjanjian, pengguna kendaraan dinas wajib membayarkan pajak. Sebenarnya, hal ini sudah dimasukkan ke dalam belanja rutin di desa,” pungkasnya
Sementara itu, Kepala UPTD Samsat Tebo Helvirani mengatakan, pihaknya tengah menginventarisir ulang kades yang menunggak pajak. Makanya, dia masih enggan menyebut nominal tunggakan.
"Kita masih melakukan pendataan, dan bukan hanya kendaraan dinas Kades saja yang menunggak pajak,” katanya.
Setelah selesai didata, pihaknya mengaku akan jemput bola dengan mendatangi wajib pajak untuk melunasi tunggakannya.
"Nanti kita akan datangi, untuk penarikan pajak, dan mempertanyakan kendala apa yang dialami sehingga aset daerah yang seharusnya membayar pajak hingga menunggak,” katanya. (IMC01)
Edi Purwanto Desak Percepatan Jalan Dua Jalur Depan Kampus Unja dan UIN hingga Exit Tol Pijoan
Tiga Tersangka Kasus Perusakan Hutan dan Pelayaran Dilimpahkan ke Kejari Tanjabbar
Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang di Jalinsum Ganggu Lalu Lintas, Brimob Bergerak Evakuasi
Kemenag Siapkan Regulasi Baru Sikapi Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Ponpes
Gubernur Al Haris Tinjau Korban Kebakaran di Tanjab Barat, Serahkan Bantuan dan Ajak Gotong Royong
Bengawan Kamto Komut PT PAL Dituntut 6 Tahun Penjara Dalam Dugaan Korupsi Kredit BNI
Haris Tegaskan Tak Ada Pasien COVID-19 yang Boleh Isolasi Mandiri di Rumah