IMCNews.ID, Kerinci - Gubernur Jambi, Al Haris menjanjikan jalur evakuasi Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh akan ia realisasikan dalam masa kepemimpinannya.
Jalur evakuasi itu kembali akan diusulkan kepada Kementerian Kehutanan RI, setelah sebelum tertunda.
Al Haris mengatakan bahwa ada dua rencana jalan evakuasi yang akan diusulkan nantinya, yakni Lempur-Jangkat (Merangin) dan Renah Pemetik-Tanah Tumbuh (Bungo).
"Kita punya dua plan untuk plan A kita teruskan rencana sebelumnya Lempur Kabupaten Kerinci -Renah Kemumu, Kabupaten Merangin. Sedangkan plan B Renah Pemetik Kabupaten Kerinci - Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo," sebutnya.
Namun, saat ini pihak terkait sedang mengkaji biaya dan jarak yang lebih dekat untuk dilewatinya.
"Itu PU akan mengkajinya yang mana yang fleksibel jarak nantinya. Saya targetkan selama saya menjabat sudah ada jalan evakuasi itu," pungkasnya.
Swmentara itu, Bupati Kerinci, H. Adirozal, menyampaikan kepada Gubernur Jambi, pada saat Festival Kerinci, berharap agar jalur evakuasi bisa cepat terealisasi.
"Karena jika terjadi bencana seperti meletusnya Gunung Kerinci, warga Kerinci akan sulit untuk melintasi Jalan Kerinci-Bangko, karena jalurnya cuma satu," ungkapnya.
Hal senada juga disampaikan Walikota Sungai Penuh, pada Rapat Paripurna HUT kota Sungai Penuh ke-13, pada Senin (08/11) kemarin. Dia berharap pemerintah provinsi Ikut mendorong jalur evakuasi tersebut.
"Jika terjadi bencana nantinya warga akan terkurung tidak bisa keluar, karena jalannya cuma ada satu yakni Kerinci-Bangko (Merangin)," katanya. (IMC01)
Kemenag Siapkan Regulasi Baru Sikapi Dugaan Kekerasan Seksual di Lingkungan Ponpes
Gubernur Al Haris Tinjau Korban Kebakaran di Tanjab Barat, Serahkan Bantuan dan Ajak Gotong Royong
Bengawan Kamto Komut PT PAL Dituntut 6 Tahun Penjara Dalam Dugaan Korupsi Kredit BNI
Ketua DPRD Provinsi Jambj Lepas 17 Atlet Karate ke Kejurnas di Bandung